Tampilkan postingan dengan label hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hati. Tampilkan semua postingan

13 Jul 2012

mulai sekarang........



cukup kita yang tau
cukup kita yang rasa
tak perlu ceritakan lagi pada dunia
karena tak semua mereka perlu tau
karena milik kita adalah rahasia kita
karena cara kita memang berbeda
dengan mereka di luar sana

*ingatkanku sll
terima kasih....... cinta

21 Apr 2012

Kartini - kartini itu # part 1


Ada banyak perempuan hebat di dunia ini…
Ada beribu, berjuta bahkan tak terhitung wanita tangguh di bumi ini…….
Namun di luar mereka semua, ada perempuan-perempuan biasa yang begitu istimewa di mataku. Mereka perempuan-perempuan bersahaja yang begitu menggugah jiwa. perempuan-perempuan sederhana namun mengukir teladan yang begitu indah hingga ke dalam sukma.


Ibu Hj. Wirianingsih.
Sosoknya pertama kali kubaca di sebuah tabloid islami jauh beberapa tahun yang silam. Dari awal aku telah mengaguminya. 1 tahun berikutnya kubaca ada undangan talkshow bersama beliau dan keluarga di redaksi tabloid yang sama. Dengan semangat aq menabung untuk membeli tiket undangan & juga tiket PP. Karena berfikir tak mungkin bakal kehabisan undangan jd kuputuskan cukup membeli di tempat. Namun siapa yang menyangka dari sini bermula cerita panjang pertemuanku dg beliau.

Aq ingat pada hari H aq berangkat dengan pesawat paling pagi lalu langsung naik damri, dilanjutkan bus kota, angkot hingga ojek berkeliling berputar-putar mencari lokasi dan hasilnya aq terlambat. Begitu juga karena membludaknya peserta, di meja pendaftaran aq diskak bahwa acara sudah dimulai & tak ada satupun tiket yang masih tersisa. saat itu juga aq terduduk lemas. Aq berbisik ya 4JJI aq hanya ingin mengenal dan belajar dari beliau lebih dekat, apakah tidak boleh? lalu keluarlah air mataku.

Setelah kejadian itu, tiba-tiba ada seorang panitia keluar dari ruangan, melihatku sendirian di pojokan diapun datang menghampiri. Dia bertanya mb datang darimana & aq pun bercerita. Subhanallah aq tidak tau bagaimana cara Tuhan bekerja, yang pasti seketika itu juga dia membawaku masuk dan mengambilkan kursi tambahan untuk duduk bersama peserta yang lain.

Saat sesi tanya jawab sebagai peserta terjauh, aq diperkenankan bertanya sambil diminta untuk sedikit bercerita tentang tragedi kedatanganku pagi hingga siang itu. Kontan semua mata memandang, ternyata tak hanya aku yang berlinang air mata sambil bercerita tapi juga ibu Hj. Wirianingsih & suaminya Bpk. H. Muttami’ul Ula yang saat itu sedang menjabat sebagai anggota DPR RI menjawab sambil berkaca-kaca. Beliau berkata “sungguh kursi yang mb duduki sekarang jauh lebih bernilai dari kursi yang kami duduki di depan bahkan kursi mahal yang saya duduki di gedung DPR. Ketahuilah, 4JJI tidak akan menyia-nyiakan niat, usaha & tujuan mb kemari. Yakinlah, kamipun ikut meng-amini do’a & harapan mb. Semoga kita masih bisa dipertemukan lagi suatu hari nanti dalam kondisi yang lebih baik & masih selalu dalam rangka kebaikan”.

Begitu teduh kata-kata beliau, bagai disiram kesejukan langsung dalam hati aq berkata amin ya 4JJI semoga masih bisa diperkenankan belajar lebih banyak lagi dari beliau sekeluarga insyaAllah.
Tak disangka tak dinyana 2 tahun setelah itu saat aq sedang pulang, tak sengaja kulihat spanduk besar di depan masjid Raya kota kelahiranku bertuliskan nama beliau. Aq terkejut, ternyata benar beliau diundang sebagai pentausyiah dalam sebuah peringatan hari islam di kotaku. Kembali aq bersemangat menghadiri, mengharap ada pencerahan yang kembali bisa kuserap darinya. Hari H pun tiba, dipenghujung acara aq pun kembali menyapa beliau. Sambil terkesiap beliau berkata Subhanallah, sungguh 4JJI senantiasa mengijabah do’a setiap nyawa yang ingin mendekat padaNya. Jangan pernah berhenti berharap dalam kebaikan atas namaNya mb. Dengan sigap hatiku menjawab…amin.

Dari lika-liku pertemuanku itu, mungkin ada yang bertanya apa istimewanya beliau sehingga begitu semangatnya untuk ditemui?
Yah…beliau memang perempuan biasa, hanya seorang ibu rumah tangga dengan 11 orang anak dengan beberapa kesibukan sosial keagamaan yang beliau geluti.
Tapi takkan ada yang tidak berdecak kagum bahkan menitikkan air mata haru jika semua orang tahu bahwa beliau telah berhasil menghantarkan ke-11 anaknya menjadi seorang hafizh & hafizhoh dari tangan beliau sendiri.
Yah beliau sendirilah yang menghujamkan rasa cinta alqur’an pada semua anaknya sejak lahir.
Beliau sendirilah yang dengan segala kesabaran & keistiqomahannya mengajari anak-anaknya mengenal huruf alqur’an sejak bisa bicara hingga mampu menghafal al-qur’an se-terjemahan berikut tafsir-tafsirnya.
Beliau sendirilah yang mengajari anak-anaknya bagaimana menciptakan suasana kondusif, kerjasama yang kompak dan pembebanan tugas yang adil antara masing-masing umur untuk saling mendukung & memotivasi satu sama lain agar bisa sama-sama berhasil dan sukses dalam misi dan visinya.

Meskipun kelak diusia sekolah beliau tetap menitipkan anak-anaknya di pesantren tahfidz namun tak pelak pondasi yang telah tertanam kuat itulah yang menjadi dasar utama keberhasilan beliau dalam menghidupkan alqur’an & meng-alqur’ankan kehidupan keluarga beliau.

Di mataku bisa disimpulkan bahwa beliau telah menciptakan sebuah sistem dg harmoni yang sangat indah di bawah atap rumahnya. Sebuah sistem yang telah teorganisir dengan begitu rapi dalam keluarganya sehingga seandainya berapapun anak yang keluar dari rahimnya disaat yang akan datang, maka mekanisme yang berjalan akan tetap sama antara beliau, suami & anak-anaknya. Dan hasilnya anak yang kemudian baru dilahirkan pun akan juga tumbuh & besar sebagai seorang hafizh & hafizhoh dikemudian hari seperti yang lainnya. Luar biasa. Kerena itu beliaupun dianugerahi dengan panggilan ummu hafidz.

Tapi apakah anak-anaknya hanya cerdas di bidang Imtag saja?.... Tidak. Ternyata dugaan itu tidak benar.
Setiap berbicara dimanapun, beliau hampir selalu membawa berapapun anaknya yang mempunyai waktu luang untuk ikut bercerita dan berbagi ilmu. Sedangkan bagi yang tidak ikut maka akan diputarkan video tentang keseharian mereka baik di rumah maupun di sekolahnya.
Maka ketakjuban kita bukan hanya sekedar ketika melihat anak-anak mereka dengan lancarnya melantunkan & membacakan terjemahan ayat-ayat yang dites langsung oleh peserta tapi juga bukti prestasi mereka di sekolah, di kampus, di organisasi manapun yang mereka ikuti dan bidang apapun yang mereka pilih.

Benar adanya dengan alqur-an hidup mereka menjadi bercahaya.
Mereka telah menjadi bintang dimanapun mereka berada.
Dengan kebeningan hati dan kebersihan fikir mereka, maka segala ilmu pengetahuan dengan begitu mudahnya terserap oleh space otak mereka. Subhanallah.

Dari semua itu, pertanyaan besarnya adalah “Apa resep keberhasilan beliau? apa rahasia di balik semuanya ini?”
Ternyata dan yang paling utama jawabannya yaitu karena beliau telah mengawalinya dengan “bernadzar untuk mewaqafkan hidupnya di jalan 4JJI”.
Sehingga dengan begitu segala jalan 4JJI beri lewat tangannya demi kebaikan & kemaslahatan.
Sehingga dengan begitu segala sabar & istiqomah 4JJI anugerahi demi terwujudnya generasi qur’ani.
Beliau begitu meyakini sejak bernadzar, tugas beliau hanya berikhtiar selebihnya Tuhan yang bekerja.

Ya…adalah sebuah kebenaran, sejatinya anak adalah investasi. & hanya investasi di jalan 4JJI lah yang bisa membawa kebahagiaan di dunia maupun akhirat.

Aq tidak pernah tau seperti apa do’a beliau, tp jika boleh aq mengira-ngira mungkin di antara lantunan do’a beliau pernah meminta “ya 4JJI mungkin aq tidak mampu berjihad layaknya mereka yang membela agamaMu dg harta, jiwa raga, bahkan nyawa mereka. Tapi ijinkanlah aq mampu melahirkan generasi yang bukan hanya sekedar qurrota a’yun bagiku di dunia, serta menjadi penyelamat dan pembela bagiku di akhirat, melainkan juga bisa menjadi teladan bagi umatMu”….amin
 
Sungguh banyak sekali tauladan yang bisa diresapi dari diri beliau, sehingga rasanya tak salah jika kukatakan beliau adalah salah satu dari kartini-kartini itu. Kartini yang bukan hanya mewujud sebagai seorang perempuan pencerah tapi juga sebagai penggugah jiwa. Subhanallah.

*selamat hari Kartini


15 Apr 2012

tenang

ujian datang tak pernah bisa ditebak
tak terkecuali di hari-hari bahagia


* yg sabar & terus istighfar syg
pasti segera baik

13 Apr 2012

Ya Latifu ultuf binaa


adalah sebuah keniscayaan
ada mati setelah hidup
ada hidup setelah mati
meski entah bila masa tiba
namun tak satupun luput dari keduanya
semoga senantiasa dirahmati
sebelum & sesudahnya
amin

mari hujamkan Asma 4JJI
agar tak larut kita dalam duka
& tak jumah kita dalam bahagia
insya4JJI
bersamaNya kita kuat


* barokallahu sayang
ingatkan sll
utkmu & jg aku



23 Mar 2012

waqaf ini

kita........ bukanlah milik kita
kita adalah milik semua nyawa
jika diri kita pun belum cukup
maka berpasrahlah
karena Dialah
sang Maha pemberi peran

*mampukan kami Tuhan

3 Des 2011

aku suka

pekerjaan adl urusan dunia
tanggungjawabnya mgkn hanya sebatas manusia
tp keluarga adl urusan akhirat
tanggungjawabnya mutlak pd sang Maha

*katamu

25 Agu 2011

waktunya mudik

akhir masa tugas,
waktunya mudik


bagi sesama pemudik
selamat berjuang demi moment bahagia berkumpul bersama keluarga tercinta
hati2 di perjalanan pergi & pulang
semoga lancar & aman sampai di tujuan

bagi sesama muslim
Taqobalallaahu minnaa wa minkum
(semoga 4JJI menerima semua amal ibadah kita slama Ramadhan)
shiyamana wa shiyamakum
(semoga jg puasaku & kalian diterima)
minal aidin wal faizin
(semoga 4JJI menjadikan kita bagian dr orang2 yg kembali kpd ketaqwaan/kesucian & orang2 yg menang dr melawan hawa nafsu & memperoleh ridha 4JJI)

bagi semesta umat
selamat menikmati berkah ramadhan & turut merayakan kemenangan
smoga kesyahduan & kebahagiaan idul fitri melingkupi kita semua
tanpa terkecuali
amin


selamat menyambut & menjelang hari raya idul fitri 1432 H
mohon maaf lahir & batin

10 Agu 2011

Alhamdulillah ya Robb

tiada ada kata selain Subhanallah walhamdulillah wasyukurillah
atas karuniamu hari ini

sekali lagi sujud syukurku
akhirnya Kau beri

terimakasih ya 4JJI
atas semua ijabahMu ini

Sungguh aku makin percaya ya 4JJI
Engkau Maha mendengar lagi Maha penyayang


27 Jul 2011

sebentar lagi

Bunga melati sungguhlah indah...
di tengah taman jd hiasan

harum Ramadhan tercium sudah...
salah & khilaf mohon dimaafkan



*pertemukan kami dlm ridhoMu
amin


13 Jul 2011

waiting

menghitung hari......... detik demi detik




*buat yg lg jauh
ditunggu...................
ada yg rindu

27 Mei 2011

dari gendukmu

Akhirnya di rumah inilah istirahat terakhirmu.

Jika kau tahu betapa ku terngiang-ngiang pesanmu dimudik terakhirku beberapa waktu lalu “nduk bapakki sakit, nek rene jo mung tekan Yogjo utowo Klaten tok, ning mudik’o sering-sering, tilik’i bapakmu iki yo nduk”.

Masih hangat di telingaku sebenarnya, krn mmg mudik itu baru saja beberapa waktu berselang. Namun siapa yg bisa membaca bahwa itulah pertemuan terakhir kita.

Maafkan aku bapak. Sua kita mmg tak sesering komunikasi kita meskipun itu hanya melalui sebuah handphone.

Maafkan aku bapak. Bahkan disaat kau menuju ke tempat peristrahatan terakhirmu aku pun tak bisa menyertai langkah-langkah mereka yang ikut menghantarkanmu.

Sungguh “kehabisan tiket” adalah sebuah momok bagiku. Tapi inilah ketidakberdayaanku yg selalu berada di luar kemampuanku melawan kondisi nyata yg bernama “jarak jauh”. Aku akui aku selalu kalah dalam setiap suasana emergency dlm bentuk apapun. dari dulu.

meski do'aku seketika itu juga teruntukmu namun hadirku baru nyata setelah setengah hari penguburanmu, selang beberapa waktu setelah antrian para pelayat pulang menitipkan ucapan “turut belasungkawa atasmu” dan selang beberapa waktu sebelum para pelantun Yaasin hadir mengirimkan do’a & tahlil untukmu.

Tadi malam aku hadir di rumah ini, di tengah keluarga, anak & cucu-cucumu. Dan tadi pagi baru bisa kukunjungi rumahmu. Rumah terakhirmu. Berdua ibu, wanita yg sampai detik itu msh berkata “ayo nduk ndang cepet mulih, aku kok ra kuat sui-sui, kroso koyok nemoni bapak mung lagi turu”. Itulah pelajaran yg kudapat dari kalian, pagi tadi. Semoga ikatan itupun yg selalu kurasa sampai nanti. Sampai mati.








Selamat jalan bapak. Istirahatlah dengan tenang. Do’a kami menyertaimu.


*di tengah tahlilan malam ini

hingga 7 harianmu nanti

25 Mei 2011

kapankah?

Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un
Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali padanya
kembali orang-orang tercinta kita pergi meninggalkan kita
satu-persatu
begitu juga hari ini
siang ini
kapankah giliran kita?

*smoga diberi tempat terbaik
.......amin

13 Apr 2011

kepadaMu ya 4JJI

Ya 4JJI
jagalah dia dalam genggaman tanganMu
peluk dia dalam hangat kasih sayangMu
bimbing langkahnya tetap lurus dijalanMu
iringi stiap desah nafasnya dg ingatan akanMu
amin


barokallahu sayang



16 Mar 2011

malam ini


katamu :
barang siapa yg sholat malam sebelum tidur, dia adalah orang yg hati-hati
barang siapa yg sholat malam setelah bangun dari sekejab tidurnya,
dia adalah orang yg hati-hati & juga pemberani


sungguh. tak banyak kata2 & wejanganmu yg kuingat. namun satu yg paling melekat. krn ini yg selalu & semakin mengikat. membalut semangat dlm rasa yg semakin menguat. bersama utk selalu saling mengingat. mengingat diri, mengingat kita & mengingat 4JJI. berkatnya, dlm diam bathin pun smakin mesra, hening, bening dlm damai sahaja berbingkai nikmat. inilah berkah yg kita yakini sbg rahmat. krn bersamaNya, hati kita selalu & semakin menghangat.


*tetaplah sll spt waktu itu, slama ini & jg malam ini



11 Mar 2011

Mohon bantuannya kembali

selepas ashar ini, ketika kubuka blog kudapati koment di postingan terakhir berbunyi mohon maaf bunda, mohon doa dan bantuannya di
http://bchree.wordpress.com/2011/03/09/mohon-do%E2%80%99a-dan-bantuannya/
terima kasih.

ya... kembali hati nurani kita diketuk untuk saling berbagi sesama. membagi apapun yg kita bisa beri kepada mereka di luar sana yg sedang butuh. butuh do'a, butuh suport & butuh bantuan biaya. saat ini bagi mereka apapun itu. apakah itu do'a, suport ataupun secuil materi. semua sama pentingnya. semua sama gentingnya. dan semua sama harganya dimata Allah.

mari kawan. mari kita bantu semampu kita. ya.... semampu kita. apapun itu.

adinda Nurul Safika, 3 thn
pengidap kanker mata


silahkan baca selengkapnya di sini

10 Mar 2011

aih.....


bisiknya
kok akhir2 ini jd mellow n sok romantis gini toh?
aih........... bnerkah?
tp............ iya jg yah. jd malu :)
why?
krn februari kmrn ituh?
ato krn April bsok inih?
masa' sih?
berlebihan ah :)
ato krn aku perempuan?
hah? emg kmrn apah?
mmm... ya...ya...ya... I know
sisi perempuan ituh
emg knp?
dia br saja pulang
lah... kmrn kmn aja emgnya?
jalan-jalan :)


*bner2 terasa
pelan tp pasti makin menguat

indah....
yuk kita nikmati
:)

5 Mar 2011

aku jahat yak?

terinspirasi dari cerita mb idana yg jd penulis tamu kmaren ituh dirmhnya om NH si trainer nyentrik, tengil bin usil (tp ngangenin) yg sdh begitu sgt kondang jaya di seantero jagat maya. lewat tulisan guruku killer, guruku gaul mb idana bercerita ttg ulah guru kimia masa SMAnya. lah mbaca itu langsung ingatanku melayang pada sosok guru matematika jaman SMPku. ternyata keisengan para guru kita cukup menarik ya buat dirasanin di sini...hihihi... husss g' sopan !!

gak ding.... maksudku sebenernya lewat nostalgia kisah lalu yg coba kita bongkar lg saat ini sungguh terkadang banyak manfaatnya. selain dpt membantu memperkuat ketajaman Long Term Memory kita, jg dpt mencharge energi positif lewat senyum, gelak, tawa & rasa bahagia saat mngenangnya kembali, & yg lebih penting lg di balik itu jg ada banyak hikmah yg bs kita petik sbg sarana refleksi, kontemplasi maupun introspeksi utk perbaikan diri. sama spt kali ini..... dlm setiap gelak & bahagiaku saat mngenang cerita ini, aku pun sll tertawa hahaha....ih si bpk itu tengil bgt ya dulu......sambil jg akhirnya bs berkata....ck..ck..ck..wah jahat ya dulu aku ternyata. penasaran kan knp aku bs blg begitu? ya itulah sejarah. pelakunya aku, temanku & guru matematikaku. maaf ya pak... ini cm bernostalgila kok. kl seandainya ini terbaca... kan bs skalian jd bahan crita reunian sekolah kita bsok ya pak :)

Papi Heri kami gelari beliau. satu2nya guru matematika yg plg kusuka. bukan apa2 tp krn bliau yg plg jitu dlm mentransfer jurus matematikanya, plg sabar dlm menjelaskan, plg faham sisi mana yg butuh penekanan & plg telaten meladeni ketidaknyambungan siswa, jd otomatis yg plg lemot skalipun pun bs cepet nangkepnya. namun selain pinter beliau pun jg pribadi yg familiar & open dg smua karakter siswa... hebat kan?

hari itu pas jam beliau masuk, semua buku PR dikumpul. sambil mriksa PR, bliau memanggil acak siswa satu persatu buat ngerjain soalnya ke papan tulis tanpa ngliat buku. stiap selesai 1 soal akan disambung siswa berikutnya utk ngoreksi jwaban di depan ato lanjut dg soal yg laen. giliranku dipanggil, setelah panjang lebar mnulis jawaban penuh 1 layar papan tulis lalu brikutnya dipanggillah temenku cowok yg srg digelari dg panggilan si Demang.

saat kami berdua sdg berdiri di dpn kls, papi Heri blg "demang bner g' itu jwban si mey?". bner pak jwbnya. "yakin kamu?" kata si papi lg. yakin pak! tegas demang (pdhl dlm hati aku prcaya jwaban akhirnya mmg bner tp aku g'yakin jalannya bner, lah wong udah nyasar kmn2 kok itu jawaban saking panjangnya). "coba kamu liat dulu matanya si mey tuh, yakin g' kamu sama jwbnnya?" kata si papi mulai iseng. lah?!?! kami berdua mulai bingung. krn kami cm terdiam si papi makin ngelantur "ya sdh kl kamu blm yakin bner sama jwbn si mey skrg kamu bacain keras2 ini yg kamu kerjain, nanti gantian si mey ngoreksi tulisan kamu bner g". sambil senyam senyum g' jelas beliau nyodorin buku PRnya si demang.

pas liat bukunya, si demang mlh klimpungan, clingak clinguk salah tingkah sambil garuk2 kepala. aku makin bingung sambil mbatin apa sih mksudnya? kok aneh gini toh?. sekelas pun mulai penasaran, kyak nonton pelem layar tancep, mreka nungguin sambil kasak kusuk. "ayo baca biar si mey denger, masa g'brani wong tulisan sndiri kok. kl g'mau nanti sy kurangin loh nilai kamu, brarti kamu g' tanggungjwb sama kerjaanmu sendiri" kata si papi makin ngawur. denger itu, lgsg si demang membaca dg suara terbata2 sambil melirik2 malu & takut (g'jelas gitu) di dpan kls. dan......... astaga naga baru aku tau trnyata yg dibacainnya adalaaaah......... surat cinta yg g' sengaja ditulis di kertas plg tengah buku PR matematikanya & lupa dicopot pas ngumpul td. alamaaaaaaaaaak....mati aku!! kakiku lemes selemes2nya saat hrs bertahan mnahan malu spanjang dibacakanny surat itu di dpn kelas hingga sampai di kata2 terakhir....--mey aku tunggu jawaban kamu, mau g' kamu jd pacar aku?-- gedubruakkkk.

ggggggrrrrrrrrrr semua ketawa. demang? seolah ingin menghilang dr muka bumi, dia menciut hgg keriput menyembunyikan wajahnya kyak liliput. aku? selain lemes, malu, kehabisan muka, rasanya taringku sdh mulai keluar, kepalaku mulai bertanduk & ubun2ku pun berasap2 seakan siap menelan & menyeruduk. si papi? tersenyum lepas, bebas tak berbeban seolah tanpa dosa.

yak pertujukan selesai & beliau pun berkata "besok2 kl mo nembak, nulis suratnya jgn di buku PR lg ya. trs gmn mey mnrt kamu setuju g' sama tulisannya si demang tadi?" ampun... si papi msh tega nggodain aku pdhl kakiku sdh g' kuat berdiri. asli cenat cenut rasanya, kl bs milih mending pingsan di tempat kyaknya. tp aku diem saja & si papi pun lanjut dg ketengilannya "ya sdh nanti jam istrahat kamu jwb sndiri pertanyaan demang td, biar dia g' penasaran. iyakan mang, kamu msh nunggu kan jwbnnya si mey? tnang tar jam istrahat kamu dpt jwbannya". si papi mlh meyakinkan si demang. eh... dg polosnya dijwb demang dg anggukan kepala.

bel istrahat bunyi, pertanda jam matematika brahir. semua bubar kecuali aku & si demang. g' ada keberanian blas utk keluar dr kelas. aku diam menahan marah & malu sambil menjatuhkan muka ke lipatan tangan di atas meja. diam2 si demang datang menghampiri & abrakadabrah..... dg santainya dia nanya --mey gmn jwaban kamu?-- aku naik pitam, berdiri & lgsg menampar mukanya ...praakk...sambil teriak "senang kamu ngerjain aku??? msh blm puas kamu????" lalu meledaklah tangisanku sejadi2nya. mndengar suara tangisan kencangku, teman2 pun melapor lg ke si papi. akhirnya kehebohan siang itu pun disudahi dg saling maaf-memaafkan. papi heri mendamaikan kami berdua & beliau pun jg meminta maaf atas segala ketengilannya.

terus terang kjadian itu begitu berbekas di hati. bukan sj rasa malu krn ditembak di dpn kls & rasa bersalah krn sdh prnah menampar cowok bgitu kasarnya tp jg rasa trauma yg sgt mendalam. tau g'? setelah kjadian itu aku jd muak dg matematika bahkan yg lebih parah lg aku jd cuek dg urusan perasaan & alergi dg yg berbau2 cinta shg akibatnya aku justru memilih menjauhi teman2 cowok yg ujung2nya ketauan suka & membenci stiap cowok yg ttp brani nembak (jahat kan aku?). sampai akhirnya setelah jungkir balik hatiku pun br bs pelan2 terbuka & berani mnerima cowok saat jaman kuliah itupun setelah ikut diyakinkan oleh keluarganya. parah kan? ya... begitulah.


So... pelajarannya :
*marah boleh tp jgn pernah mendendam
*bencilah pada perbuatan salahnya tp bukan pd orgnya




* to beloved mms
trims tlh mmbuka kunci itu dg lembut & penuh cinta
semua itu tll indah

3 Mar 2011

Cinta ini



Keluasan laut
Menyesak dada
Nafas terpaut
Pada rasa seluas maut

(Sitor Situmorang)



*sabar & istiqomah...

ingatkanku sll


2 Mar 2011

Darimu

GIC Feb '00




*sejak itu tersadar aku akan tulusmu

28 Feb 2011

dibalik jawaban itu

tiba2 kuteringat sebuah tulisan indah buah karya bunda lily yg selalu sarat dg perenungan, penuh kearifan & inspirasi. tertulis beberapa quotes bijak didalamnya :

Sebab dalam hal terkenal, apa yang kita miliki hanyalah prestasi semu belaka.

Namun apa yang kita berikan, itulah yang akan terukir di hati orang-orang sekitar kita pada sepanjang masa.

Jadi, bukan masalah apa yang kita punya yang terpenting, namun apa yang selalu kita bagikan, berikan, lakukan, katakan, itulah yang paling penting.

lalu tulisan itupun diakhiri dg sbuah pertanyaan :

Jadi, Anda ingin terkenal karena apa?

kemudian dg santainya aku menjawab :
Tautanwaktu org2 blg “wuiih suaramu empuk, gandem alias mantap mey” saat nge-MC pas sminar, platihan, upacara ato acara2 kantor & kampus rasanya seneng gitu bun, brasa kek lumayan tenar gitu :) , ato pas ada yg blg “wah kostummu serasi trus ya sama acaranya stiap nge-MC atopun ngajar, anggun & elegan bgt kelihatannya”. tp trnyata kebanggaan itu hanya semu bun, hanya memupuk keGR-an kita sj bhkan kdg menjerumuskan kita ke lobang takabur sj bun, krn pujian org2 tsb hanyalah sbatas mengakui suara & penampilan kita tok namun tanpa memberi arti yg lebih brarti bg org lain.
berbeda kl kita bs mlakukan sesuatu diblakang layar yg bs lbih berarti besar bagi org lain aplg buat peradaban misal mengupayakan mentransfer ilmu yg plg maximal dr apa yg kita punya shg bnar2 bmanfaat bg anak didik bhkan hgg ke generasi brikutnya, ato mencoba mengungkap sesuatu lwt sbuah penelitian & menuangkannya kedalam sbuah karya yg paling tdk meski hnya secuil namun bs sdikit ikut andil dlm mengungkap rahasia alam aplg jk seandainya bs memperkaya khasanah ilmu pengetahuan sungguh itu kebahagiaan yg luar biasa kan bun. tanpa ada tepuk tangan, pujian, sanjungan bahkan pengakuan pun, hati kita sndiri pun sdh sangat terpuaskan & hidup kita pun pasti sll mrasa te-rahmati oleh berkah kebaikan yg bs kita lakukan dg lebih baik bg alam raya tersebut. sungguh ini suatu impian bun.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

membaca ulang komentar yg prnah terucap di atas, membuatku sdikit tercenung. rasanya komentar ini sungguh terlalu muluk. angan2ku terlalu hebat & keinginanku trlalu berlebihan. ah malu sekali rasanya, jawaban ini hanya seperti sbuah bualan bhkan terkesan keluar dr konteks pertanyaan. tp, sejenak stelah itu br kusadari bhw sebenarnya itu bukanlah skedar jawaban. itu bukanlah sekedar respon atas sbuah pertanyaan yg diberikan. tp jauh dibalik itu trnyata scara tidak sadar ada sbuah harapan sederhana yg tersurat di sana yg mengalir begitu saja jauh dr dasar lubuk hati yg terdalam. ya... saat menuliskan itu sepertinya aku justru sedang bercakap2 dg diriku sndiri. akhirnya hatiku jujur berkata...."apapun keinginanmu, setinggi apapun angan2mu tp bukan itu impian terbesarmu. bukan pujian, bukan sanjungan, bukan tepuk tangan ataupun pengakuan apalagi ketenaran, tapi jauh lebih sderhana dari itu, hanya sebuah perasaan terahmati & terberkahilah sesungguhnya yg kamu cari".

aku sadar, aku tak punya apa2 & aku bukanlah siapa2. aku hanya manusia biasa yg punya banyak keterbatasan. namun dlm segala kelemahanku salahkah jk aku bermimpi "seandainya Engkau izinkan... aku hanya punya suara utk menyampaikan sesuatu, aku hanya punya tangan utk melakukan sesuatu & aku hanya punya fikiran utk mengungkap sesuatu, maka apapun yg keluar darinya smoga tersampaikan hanya pada satu muara saja yaitu "maslahat" agar selalu dapat berbuah rahmat & barokah sepanjang hayat. ya........ karena sesungguhnya hanya terahmati & terberkahi itulah yg aku dambakan di atas segala2nya. itu saja. hanya sesederhana itu. semoga perkenanMu sll ada, ya 4JJI.