21 Jul 2009

Jowo asli

Beberapa waktu yg lalu mas tertua yg jg tinggal di Klaten melangsungkan pernikahan anak sulungnya, si nana. Nana sdh akrab sjak jaman S1 dulu namun setelah dia merantau kerja di Jakarta, baru kali ini bs ketemu lg. heboh pas ketemu, dia lgsg mengenalkan calonnya yg ternyata kerja di Kalimantan...wah yo jauh jg ya. pas kutanya "sok nek wis merid trs pie?" "yo saiki kerjone rung iso lgsg pindah jd kepekso tetep long distan mb, tiru-tiru mb ro mas no loh" dia ngledek om ma tantenya (krn usia yg tdk terpaut jauh jd drdl hanya bertutur mas mbak sj).

Dari upacara pernikahan berlatar adat jawa asli yg pernah kulihat, br kali ini aku bs melihat lgsg prosesi adatnya secara lengkap dr hari pertama hingga selesai (krn mmg nginapnya di sana). Sgt menarik tp aku g’begitu hafal dg istilahnya jd cm bs kuurutkan lewat foto ini saja mulai dr awal sampe akhir, begitu jg dg foto keluarga besar yg datang & berkumpul bersama.






18 Jul 2009

Sekedar mengenang......

Dituju batinmu

Sayang……berhirup nafas jarak memisahkan kita

Namun…salah jika kurasa engkau ada di sini ? disetiap hembusan, denyutan & belaian kerinduan

Tapi sayang…...jalan itu kini…ternyata tak lagi lurus bagi langkah-langkahku

Ada tikungan, ada tanjakan & rintangan yg senantiasa siap menghadang

Dan kini telah kurasakan….

betapa tidak mudahnya mewarnai langit & betapa tidak mudahnya membelokkan arah pelangi

selagi cuaca msh menebarkan ketidakpastian…selagi tanya msh menyembunyikan jawabnya

Dan akhirnya sayang......di antara degup nadi, bercampur helaan nafas & hentakan kaki

satu tujuanku …Lari…lari… & terus berlari……jangan pernah berhenti !!!

Hampa

Sepi di luar…sepi menekan…mendesak…tak satu kuasa melepas renggut

Segala menanti ……kian menanti ……makin mencekik

Sampai ke puncak …sepi memagut…seolah sepi ini enggan ditemani

Entah sampai kapan……ini sepi terus ada……& menanti

Kau …

Kau yg angkuh dalam sikapmu…kau yg teguh dalam pendirianmu

Kau yg tajam dalam tatapanmu…kau yg sanggup runtuhkan sukmaku...kau yg slalu kacaukan fikiranku

Kau terlalu hasrat tuk bangkitkan asaku…kau terlalu kuasa tuk permainkan rasaku

Telah kau rusak imajinasiku dg fantasimu…telah kau racuni otakku dg bayangmu

Telah kau bawa terbang mimpiku dalam imajinasiku…telah kau jerat hatiku dalam kharismamu

dan telah kau bunuh aku dalam kagumku

Tapi…aku pun tak percaya… tak tau mengapa… akhirnya… kulepaskan kau

Usahlah

Kau berdiri seolah ada, kau tersenyum bagaikan nyata

Matamu memancar, menebar lara pd sayap yg kian patah.

Kucoba tabur benang nyata, meyakini hadirmu sebuah maya

Menanam keyakinan, mengusir duka, menghadirkan pasti, menepis keraguan

Selamat malam bayang lama, pulang & tidurlah dalam rasa

Usah lg tawarkan bunga, usah lg tiupkan mimpi, usah lg hadirkan damai di hati.


*Atas semuanya,

Maafkan aku tlh sempat meragukanmu

Maafkan aku tlh sempat mengusirmu dr hatiku

Maafkan aku tlh sempat prcaya dg sesuatu di luar kita “kau & aku”

Maafkan aku tlh sempat memaksamu utk sesuatu yg kamu tdk prnah mau

Maafkan aku tlh sempat menyiksa batinmu hgg terpuruk sedemikian rupa

kini kutau…meski ragamu, senyummu & pedulimu milik smua org tp hatimu msh tersimpan rapi di tempat yg dulu

Benar katamu “jgn menyakiti diri sendiri dg mencemburui sesuatu yg tdk perlu”

Untuk itu, mohon ingatkan aku selalu